Alergi Parfum : Kenali Gejala & Cara Pencegahannya
Jumat, 20 Januari 2012
Memiliki penampilan yang terlihat sempurna tidaklah cukup jika Anda melupakan aroma tubuh. Selain enak dilihat, Anda pun ternyata juga harus enak dicium aroma tubuhnya. Maka dari itu diciptakanlah beragam jenis parfum, minyak wangi, cologne dan sebagainya yang berbentuk spray, liquid (cairan), serbuk atau apapun bentuknya. Semua ini diproduksi demi menjaga harumnya tubuh Anda.
Namun sayangnya, semprotan parfum ternyata juga dapat menimbulkan alergi. Meski tergolong jarang, tetapi ada kalanya parfum bisa menimbulkan reaksi buruk terhadap beberapa orang yang alergi terhadapnya. Jika setelah menyemprotkan parfum Anda mengalami kondisi seperti : timbul ruam merah atau bercak yang gatal di kulit, mulut kesemutan, sulit bernafas, asma kambuh, hidung berair, batuk-batuk, mata gatal dan anaphylaxis, maka bisa dipastikan Anda mengidap alergi parfum. Bahayanya, semua reaksi ini dapat berujung pada kematian!
Roja Dove, seorang pakar parfum sekaligus pendiri Haute Perfumerie memberi saran bagi para pengidap alergi parfum, sebaiknya jangan langsung menyemprotkan parfum ke kulit, tetapi semprotkan dalam jarak jauh ke lapisan baju/jaket. Cobalah untuk mengaplikasikan sedikit parfum pada kulit sebelum membeli untuk membuktikan apakah Anda alergi terhadap parfum merk tersebut.
Sedangkan jika alergi parfum yang dialami semakin parah, ada baiknya Anda langsung berkonsultasi dengan ahlinya. Pastikan parfum atau wewangian jenis apa yang membuat Anda alergi. Cek darah dan serangkaian tes lainnya akan mendeteksi bentuk alergi Anda tersebut, sehingga Anda bisa menjauhi pantangannya. Dokter ahli pun dapat memberi Anda obat khusus penghilang alergi jika sewaktu-waktu alergi tersebut kambuh. (pfa)
Namun sayangnya, semprotan parfum ternyata juga dapat menimbulkan alergi. Meski tergolong jarang, tetapi ada kalanya parfum bisa menimbulkan reaksi buruk terhadap beberapa orang yang alergi terhadapnya. Jika setelah menyemprotkan parfum Anda mengalami kondisi seperti : timbul ruam merah atau bercak yang gatal di kulit, mulut kesemutan, sulit bernafas, asma kambuh, hidung berair, batuk-batuk, mata gatal dan anaphylaxis, maka bisa dipastikan Anda mengidap alergi parfum. Bahayanya, semua reaksi ini dapat berujung pada kematian!
Roja Dove, seorang pakar parfum sekaligus pendiri Haute Perfumerie memberi saran bagi para pengidap alergi parfum, sebaiknya jangan langsung menyemprotkan parfum ke kulit, tetapi semprotkan dalam jarak jauh ke lapisan baju/jaket. Cobalah untuk mengaplikasikan sedikit parfum pada kulit sebelum membeli untuk membuktikan apakah Anda alergi terhadap parfum merk tersebut.
Sedangkan jika alergi parfum yang dialami semakin parah, ada baiknya Anda langsung berkonsultasi dengan ahlinya. Pastikan parfum atau wewangian jenis apa yang membuat Anda alergi. Cek darah dan serangkaian tes lainnya akan mendeteksi bentuk alergi Anda tersebut, sehingga Anda bisa menjauhi pantangannya. Dokter ahli pun dapat memberi Anda obat khusus penghilang alergi jika sewaktu-waktu alergi tersebut kambuh. (pfa)
Trend & Lifestyle Articles
Others Articles
- Justin Bieber Nekat Cium Selena Gomez Di Cafe Minuman
- Leonardo DiCaprio Berharap Film 'J.Edgar' Menangi Oscar 2012
- Foto : Warna-Warni Audisi Galaxy Superstar Jakarta (2)
- Semangat Pelajar SMU Mengikuti Audisi Galaxy Superstar
- Video Musik 'Dara' Milik Ariel Peterpan Diunduh Lebih Dari 40 ribu
- Polaroid SC1630 Kolaborasi Apik Android dan Kamera
- Britney Spears Gemar Melakukan Pesta Seks Liar


Serba Serbi Parfum
Waspadai Gejala Lupus
Aroma Parfum & Mood
Fakta & Tips Kesehatan Telinga
4 Cara Jitu Atasi Flu
KD Alergi Sama Wartawan?
Olla Ramlan Jualan Parfum Made In Indonesia
Jennifer Aniston Tunda Luncurkan Produk Parfumnya
5 Cara Cegah Bau Mulut
Makanan Anti-Kanker Payudara
Wax Aftercare