FOLLOW US

Malam Pertama : Cara Tepat Jauhi Rasa Nervous

Senin, 16 Januari 2012

Malam Pertama : Cara Tepat Jauhi Rasa Nervous
Malam pertama bagi pasangan yang baru menikah merupakan momen paling istimewa. Beberapa orang mungkin merasakan ketakutan tersendiri saat menghadapi malam pertama mereka, apalagi bagi mereka yang masih perawan. Jika Anda menghadapi hal ini maka tidak perlu panik. Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda persiapkan untuk menghadapi malam pertama yang istimewa ini.

Cobalah cari kesempatan untuk bicara dengan pasangan Anda. tanyakan padanya bagaimana perasaannnya, Anda pun boleh mengutarakan perasaan yang sedang dirasakan sebenar-benarnya. Ingatlah bahwa ia kini adalah pasangan sah Anda. Komunikasi yang baik dapat membangun sebuah ikatan kuat antara kalian berdua. Melalui cara ini mungkin saja ketakutan dan kekhawatiran Anda akan hilang dengan sendirinya.

Cara lainnya adalah dengan berkonsultasi dengan ahlinya. Biasanya pakar seks dan pakar pernikahan merupakan tempat yang tepat untuk bertanya dan berbagi keresahan Anda. Biasanya mereka akan memberikan nasihat sesuai permasalahan yang Anda alami menghadapi malam pertama.

Jika Anda malu untuk berbagi, browsing di internet atau mencari artikel di majalah mengenai pengalaman seks di malam pertama juga merupakan cara lain untuk membantu Anda agar lebih relaks di malam pertama sebagai pengantin baru.

Ketahui dan ingatlah satu hal bahwa ketika seorang wanita yang masih perawan mungkin saja akan mengeluarkan darah dan terasa sedikit sakit di malam pertama mereka. Hal ini merupakan hal yang lumrah dan wajar. Untuk mengurangi rasa nyeri saat penetrasi, pastikan Anda dan pasangan melakukan foreplay yang cukup.

Tekanan yang Anda rasakan saat malam pertama akan ikut berpengaruh terhadap pasangan Anda. Oleh karena itulah, ubah mood Anda! cobalah untuk melakukan hal-hal seperti mencumbunya sembari berkata-kata mesra, memeluknya dan cuddling dengan penuh rasa sayang. Ini dipercaya akan mencairkan suasana yang tegang di antara kalian berdua.

Intinya, dalam membangun hubungan suami-istri yang hebat tidaklah instan. Perlu tahap demi tahap latihan. Pelan-pelan saja dalam menncobanya, jangan bertindak gegabah dan ceroboh. Berikan waktu untuk hubungan kalian dan percayalah bahwa segala sesuatunya akan semakin membaik. (pfa)