Open Relationship : Hubungan Kasual Tanpa Ikatan
Kamis, 24 November 2011
Pernahkah Anda mendengar istilah 'open relationship'? Biasanya open relationship dilakukan oleh sepasang kekasih yang menjalani hubungan jarak jauh atau enggan berkomitmen. Istilah ini merupakan penjelasan dari dua insan kekasih yang sepakat untuk menjalani hubungan non-monogami alias diperbolehkan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Keduanya sama-sama memberikan toleransi jika salah satu dari mereka memiliki hubungan lain di luar hubungan mereka.
Ada beberapa jenis open relationship yang umum terjadi di masyarakat, diantaranya :
Pertama adalah multi-partner relationship, ini adalah kondisi di mana masing-masing pihak boleh memiliki hubungan dengan banyak orang (lebih dari 2-3 orang) namun tidak melibatkan hubungan seksual di dalamnya.
Kedua adalah hybrid style, hanya salah satu pihak yang menjalani non-monogami, sedang pihak yang lain tidak. Namun keduanya telah sepakat akan hal ini.
Ketiga adalah tipe hubungan Swinging. Hubungan ini sama-sama mengetahui dan sepakat bahwa keduanya dapat menjalin hubungan dengan orang lain yang melibatkan aktifitas seksual.
Lalu, apakah hubungan semacam ini dapat dikatakan sehat? Jawabannya terserah masing-masing individu. Tetapi fakta membuktikan bahwa ketika satu pihak telah menjalin hubungan dengan orang lain, maka akan sulit untuk mereka untuk dapat bersatu kembali seperti sebelumnya. Karena ketika salah satu pihak menjalin hubungan dengan orang lain, saat itu ia telah melibatkan hubungan dengan nafsu, keintiman, saling pengertian, kasih sayang, serta komunikasi yang intensif, secara disadari ataupun tidak. Anda siap dengan resikonya? (pfa)
Ada beberapa jenis open relationship yang umum terjadi di masyarakat, diantaranya :
Pertama adalah multi-partner relationship, ini adalah kondisi di mana masing-masing pihak boleh memiliki hubungan dengan banyak orang (lebih dari 2-3 orang) namun tidak melibatkan hubungan seksual di dalamnya.
Kedua adalah hybrid style, hanya salah satu pihak yang menjalani non-monogami, sedang pihak yang lain tidak. Namun keduanya telah sepakat akan hal ini.
Ketiga adalah tipe hubungan Swinging. Hubungan ini sama-sama mengetahui dan sepakat bahwa keduanya dapat menjalin hubungan dengan orang lain yang melibatkan aktifitas seksual.
Lalu, apakah hubungan semacam ini dapat dikatakan sehat? Jawabannya terserah masing-masing individu. Tetapi fakta membuktikan bahwa ketika satu pihak telah menjalin hubungan dengan orang lain, maka akan sulit untuk mereka untuk dapat bersatu kembali seperti sebelumnya. Karena ketika salah satu pihak menjalin hubungan dengan orang lain, saat itu ia telah melibatkan hubungan dengan nafsu, keintiman, saling pengertian, kasih sayang, serta komunikasi yang intensif, secara disadari ataupun tidak. Anda siap dengan resikonya? (pfa)
Trend & Lifestyle Articles
Others Articles
- Trailer Terbaru Film Horor Daniel Radcliffe 'The Woman in Black'
- Soal Charity, Agnes Monica Tidak Ingin Terlalu Diekspose
- Citra Scholastika Akan Nyanyikan 'Alamat Palsu' Versi Jazz
- Foto : Cut Tary Saat Jumpa Pers Program Baru ANTV
- Jaejoong JYJ Tunda Wajib Militer Hingga Agustus 2012
- Melanie Ricardo Tahun Depan Lahirkan Bayi Perempuan
- CN Blue's History And Profile Part 2


7 Hal Perusak Hubungan
He Wants More!
Gwyneth Paltrow Tolak Hubungan Intim
Mila Kunis-Justin Timberlake Jalin Hubungan 'Backstreet'
Warna Favorit vs Perilaku Seks
Mitos Sesat Tentang Cinta
Hubungan Justin Timberlake-Jessica Biel Kandas
Friendship VS Love
Pakaian Dalam VS Kesehatan
Yogasm
Apel vs Gigi