FOLLOW US

Ear Candling : Resiko Terapi Telinga

Rabu, 10 Agustus 2011

Ear Candling : Resiko Terapi Telinga
Sebagian dari Anda mungkin pernah mendengar atau bahkan pernah mencoba terapi telinga yang dikenal dengan nama "Ear Candling". Terapi ini belakangan cukup marak di kalangan pusat kecantikan karena fungsinya yang dipercaya dapat membersihkan earwax (kotoran telinga) hingga mengobati penyakit sinus.

Terapi yang menggunakan sejenis bahan berbentuk cone berlapis lilin khusus yang dimasukan ke lubang telinga dan kemudian dibakar ini ternyata memiliki banyak resiko dan keampuhannya dipertanyakan oleh dunia medis. Telah banyak penelitian yang dilakukan berkaitan dengan terapi Ear Candling atau Ear Cone tersebut, yang membuktikan bahwa ear candling berbahaya bagi kesehatan telinga dan menimbulkan efek samping yang cukup signifikan.

Konon kabarnya asap yang dihasilkan oleh ear cone yang telah dibakar dapat menarik keluar seluruh kotoran telinga. Namun ternyata hal ini masih diragukan kebenarannya. Sesuatu menyerupai lilin yang berwarna kehitaman yang keluar dari telinga bukanlah hasil kotoran telinga Anda melainkan hasil ear cone yang telah dibakar sebelumnya.

Selain itu, menurut para ahli dan beberapa studi yang dilakukan mengenai keefektifitasan dan keamanan ear candling, ternyata memberikan hasil negatif. Terapi ear candling ini tidak menghilangkan kotoran dari saluran telinga, dan justru meninggalkan sisa-sisa bakaran lilin yang berbahaya bagi pendengaran Anda serta beresiko menyebabkan terbakarnya kulit akibat lilin panas dan bahkan dapat berujung pada kematian.

Jika Anda tetap ingin menghilangkan kotoran telinga, ada baiknya langsung datang kepada ahli yang terpercaya dengan menggunakan instrumen yang aman. (pfa)