Dahulu sepatu ini digunakan untuk melindungi kaki para petani, buruh pabrik, atau pekerja tambang dengan solnya yang besar dan tebal serta terbuat dari kayu. Sepatu clog sebenarnya berasal dari Negara Uni Eropa seperti Belanda, Swedia, Denmark, dan Belgia yang memang menjadikannya sebagai sepatu tradisional bangsa mereka. Pernah menjadi trend di tahun 70-80an, kini clogs kembali lagi sebagai salah satu bentuk sepatu slip-on yang sangat stylish dan nyaman.
Chanel merupakan salah satu pencetus trend bersepatu clog di tahun 2010 ini. Lewat pagelaran busananya untuk Spring/Summer 2010 lalu, rumah mode kelas dunia ini berhasil menghipnotis para fashionista untuk melirik kembali sepatu yang terbuat dari kayu dan kulit tersebut. Dengan desain unik - clog Chanel ada yang dihiasi stud dan pearls - tak heran jika sepatu clog Chanel terjual habis dalam sekejap setelahnya. Bahkan brand seperti Zara dan Topshop juga ikut membuat clog dengan harga yang lebih terjangkau.
Alexa Chung, serta si kembar trendsetter, Mary Kate – Ashley Olsen, adalah sekian dari selebriti Hollywood yang gemar memakai sepatu clog. Dengan menggunakan sepatu clogs berdetil unik ditambah outfit santai, gaya mereka dapat menginspirasi jutaan perempuan di dunia untuk bergaya stylish di musim panas ini.
Sebagai contoh, celana skinny dan loose t-shirt polos atau short dress ditambah jaket jeans, keduanya tampak seperti gaya yang membosankan. Namun dengan paduan sepatu Clog, kedua gaya tersebut otomatis akan terlihat lebih stunning. Clog memang sudah menjadi 'sesuatu' dalam gaya Anda, jadi mencari outfit yang sesuai bukanlah hal yang sulit. So be bold with clog! (pfa)