Tahun 2009, statement necklace menjadi trend dimana-mana. Begitu pula dengan hairpiece atau aksesoris rambut yang semakin variatif bentuknya. Tak bisa dipungkiri bahwa trend ini memicu bermunculannya brand-brand lokal khusus aksesoris yang berlomba-lomba mengkreasikan model kalung dan hairpiece tersebut. Hampir semua remaja perempuan menggemari trend aksesoris ini, karena semakin unik bentuknya semakin digemari oleh para fashionista. Tidak terkecuali Ismelyamuntu dan kakaknya, berawal dari ketertarikannya akan aksesoris-akesoris ini, mereka mencoba membuat sebuah project kecil khusus menjual aksesoris.
Drole et mignone alias lucu dan menggemaskan dalam bahasa Perancis adalah kata yang bisa menggambarkan hasil-hasil karya Ismel dan kakaknya. Sejak dulu, Ismel sering menggunakan kata-kata itu untuk menggambarkan segala sesuatu yang menurutnya memang lucu dan menggemaskan. Seperti kertertarikannya akan aksesoris-aksesoris perempuan yang unik dan lucu. Oleh karena itulah kakak beradik ini sepakat memberi nama 'Drole Project' untuk brand aksesorisnya pada April tahun lalu.
Jika tahun lalu Ismel dan kakaknya hanya sekedar mengikuti tren yang ada ( Marni merupakan 'kiblat' design aksesorisnya dulu), maka koleksi Drole Project untuk tahun 2010 terlihat lebih mature baik dalam pemilihan bahan, warna, serta modelnya. Jenis aksesoris seperti anting, kalung, hairpiece, cincin, dan gelang terlihat indah dan cantik dengan sentuhan design khas Ismel dan kawan-kawan. Uniknya, walaupun ide dasar Drole Project berasal dari Ismel, namun teman-temannya masing-masing punya andil dalam mendesign jenis-jenis aksesoris tersebut. Hairpiece dibuat oleh Hanisu, cincin oleh Lizy dan gelang dibuat oleh Ghessa.
Diakui oleh mereka, inspirasinya mengalir begitu saja. Tidak ada satu referensi khusus dalam membuat aksesoris tersebut saat ini. Biasanya mereka selalu menjadikan dirinya sendiri sebagai role model produknya. Dengan mata tajam nya Ismel dan kawan-kawan melihat trend yang ada dan kemudian mengolah kreatifitasnya merangkai kalung-kalung cantik serta hairpiece unik.
Dalam proses pembuatannya pun, mereka mengaku terjun langsung mencari bahan/materi sekalipun sampai ke pasar-pasar di Bandung. Setelah mendapatkan materi yang dirasa unik dan bagus, barulah Ismel dan kawan-kawan mendesainnya sekreatif mungkin dan jadilah aksesoris-aksesoris unik yang indah dan sangat terjangkau harganya. Bicara harga, Drole Project memang cukup terjangkau bagi pasarnya, anak muda. Ismel dan kawan-kawan berprinsip bahwa tidak perlu merogoh kocek yang besar ketika membeli aksesoris. Dengan bandrol harga dibawah seratus ribu rupiah, Drole Project menawarkan rangkaian aksesoris unik dan cantik yang worth it dan long last.
Perawatan aksesoris buatannya pun cukup mudah, “asal jangan kena parfum atau minyak-minyak lainnya” begitu tips dari Ismel. Sesekali bersihkan aksesoris tersebut dengan lap agar tak berdebu dan aksesoris Anda pun akan terus bertahan lama. Go get Drole Project's via Facebook : droleproject@ymail.com atau hubungi langsung sang pemilik, Ismel, di +62812-9009240. What are you waiting for then ? (pfa)