FOLLOW US

Sang Nurani Melawan Sang Ego Rasio

Kamis, 15 July 2010

Sang Nurani Melawan Sang Ego Rasio

Legenda Sangkuriang dari negeri pasundan memang sudah terkenal, itu cerita di balik sebuah obyek wisata di Lembang – Bandung. Untuk menuju ke daerah ini, jika berangkat dari Jakarta ditempuh dalam waktu lebih kurang 3 jam, sementara bila dari kota Bandung, dapat dicapai dalam waktu satu jam saja. Obyek wisata ini masih diminati banyak pengunjung. Udara dingin yang berhembus, pemandangan penuh babut hijau menuju ke sana, membuat lelah hati dan pikiran hilang. Tentu saja keindahan dari 10 kawah yang terdapat di sana, menjadi daya tarik utamanya.

Kisah Dayang Sumbi yang dicintai oleh anak kandungnya sendiri, Sangkuriang, merupakan cerita yang menarik untuk disimak, ditarik falsafah-nya, yang dapat digunakan bagi kehidupan orang banyak, dan memang sudah digunakan - khususnya bagi masyarakat Sunda. Kata hati sebagai kebenaran sejati, tergambar pada sosok wanita cantik bernama Dayang Sumbi, dia mengetahui bahwa pria yang tengah mabuk kepayang kepada dirinya, tak lain adalah darah dagingnya sendiri. Sang Ego Rasio tentunya menggambarkan Sangkuriang, tertutup mata hatinya, hanya menjalankan alam pikirannya, mengikuti isi kepalanya, bahwa wanita nan cantik dan tampak muda di hadapannya, harus menjadi miliknya. Penolakan berupa syarat-syarat berat yang diajukan oleh Sang Nurani kepada Sang Ego Rasio, dengan kesombongannya, menyanggupinya, dan ketika tidak dapat terselesaikan, kemarahan pun timbul dalam dirinya. Sehingga perahu yang harus dikerjakan dalam waktu semalam, dan hampir selesai, ditendang, dan membentuk sebuah gunung berkawah yang menyerupai bentuk perahu tersebut.

Menarik kan?? Legenda bercampur dengan filsafat dan psikologi. Akan menjadi renungan bagi siapapun, dan (harapannya) berguna bagi semua insan di bumi, dan tak hanya di tanah Parahyangan. Semua tak bertumpu pada kesalahan Sangkuriang, Dayang Sumbi pun turut andil di dalam kemelut cinta terlarang ini. Hanya mengikuti kata hatinya, tidak 'meneropong' hingga ke dalam, sehingga semua menjadi terlambat. Bukankah Dayang Sumbi baru mengetahui bahwa pria nan tampan rupawan ini adalah anaknya ketika dia melihat bekas luka di kepalanya, saat mereka tengah bermesraan???

Selanjutnya, silahkan datangi obyek wisata ini, di sana dapat membeli berbagai souvenir, juga mendapatkan kisah yang lebih detail untuk pengetahuan, selain tentu saja keindahan lokasi yang akan memuaskan keinginan hati dan mata kalian. Mudah-mudahan gak bentrok ya, seperti Sang Nurani dan Sang Ego Rasio. (Nastya)