FOLLOW US

Saya Suka Minum Segelas Teh Tarik

Kamis, 17 Juni 2010

Saya Suka Minum Segelas Teh Tarik

Jenis makanan / minuman melayu sungguh menggugah selera. Sesekali, tak mengapa, bahkan HARUS!!! Kalau gak, rugi lhow. Akan nikmat sekali kalau menjajal penganan seperti seporsi roti prata atau juga roti canai, dengan ditemani secangkir teh tarik. Terlebih lagi dijadikan sarapan pagi Anda, tak perlu takut berlebihan untuk dimakan pada malam hari.

Teh tarik adalah minuman khas Malaysia yang biasanya dijual oleh para mamak (orang India Muslim) di Malaysia dan Singapura. Minuman yang berupa teh dengan diberi susu kental manis yang dituangkan dari satu gelas ke gelas lainnya, dengan cara ditarik. Dan teman untuk melengkapi nikmat teh tarik, yang lebih ringan dari nasi lemak, adalah roti prata, roti canai, roti tempayan, roti telur. Yang paling favorit bagi saya adalah roti prata atau juga roti canai. Roti prata ini, biasanya disajikan bersama kari atau gulai. Sementara, roti canai merupakan makan khas dari Sumatra Utara. Roti ini hampir sama dengan roti dari India, hanya di India namanya Roti Chapati. Dan warung tanpa nama ini, dengan ukuran tempat minimalis, dapat memenuhi keinginan lidah Anda, yang menggemari penganan tersebut.

Di sini saya hanya dapat memberikan ancer-ancernya, berikut anjuran. Dengan lokasinya yang berada di seputaran Bali bagian Selatan, catat, warung makan ini berada di pulau Dewata, hal ini terbilang langka. Kalau dari seputaran Kuta – Seminyak, atau Simpang Lima, ke arah Garuda Wisnu Kencana, yang berada 40 km Selatan Bali, dari arah putaran yang di pojok kiri mengarah atas (Pecatu), terdapat sebuah resto franchise fried chicken, teruskan saja kendaraan Anda, sampai kurang lebih 300 meter dari situ, tepat di sebelah kanan Anda, warung bertuliskan Roti Cane dengan cat bangunan berwarna hijau, akan terlihat. Terlebih lagi, walau tempat tersebut begitu kecil, tetapi kendaraan yang terparkir di sana, baik motor ataupun mobil cukup ramai, dan pengunjung pun silih berganti datang ke tempat ini. Sembari menunggu hidangan diantar ke meja, dapur yang berada di bagian depan bangunan, menampakan kesibukan para pelayan di sana. Seru dan asik mengamati mereka menarik/memindahkan teh dari satu mug alumunium ke mug lainnya. Teh tarik pun diantar ke meja kami, dan mata saya mendelik kegirangan, "Ahh saya suka minum segelas teh tarik", bagaimana dengan Anda??? (Nastya)