FOLLOW US

Violet Di Permandani Hijau

Kamis, 3 Juni 2010

Violet Di Permandani Hijau

Di belahan bumi barat sana, musim panas yang begitu dinanti telah datang, sinar mentari akan menghangatkan tubuh-tubuh yang terbiasa terbungkus long coat. Di sini, dengan pergeseran cuaca yang tidak menentu, hujan masih menemani hari-hari si musim panas. Namun, tak perlu bersedih hati, sebentar lagi musim libur anak sekolah akan hadir. Saatnya bergembira ria bersama dengan orang-orang terdekat kalian. Seperti yang dilakukan sahabat-sahabat saya, para personil UNGU. Mereka menyempatkan diri mereka, bermain, bergembira, di Perkebunan Teh Gunung Mas, Puncak. Jadi, siapkan sneaker kalian, dan mulailah berlari!!!

Perkebunan teh Gunung Mas, tidaklah terlalu jauh dari ibukota – Jakarta. Lokasi yang lumayan untuk pemanasan berlibur di pertengahan tahun ini. Secara administratif, tempat ini masuk wilayah kabupaten Bogor dan Cianjur, tepatnya Jalan Raya Puncak – Bogor – Cisarua. Bernagai aktifitas menarik dapat dilakukan di perkebunan ini. Didukung oleh udara dan cuaca yang sejuk, akan membuat kalian merasa rileks setelah gempuran rutinitas pekerjaan yang seakan tak ada habisnya. Utamanya – kegiatan yang dapat dilakukan di sini memang tea walk – berjalan menyusuri luasnya hamparan pohon-pohon hijau nan mungil, ditengah jalan tanah setapak. Dengan kondisi tekstur tanah yang kadang mendaki, menurun, rata, membuat kalian tanpa sadar, sudah melakukan olahraga tanpa merasa terbebani kata 'olahraga'. Selain tea walk, kalian pun dapat menyewa kuda untuk bergaya layaknya seorang tuan tanah, bermain laysng-layang – seperti yang dilakukan dua gitaris UNGU, Onci dan Enda. Membuat mereka melupakan sejenak jadwal kegiatan harian mereka yang padat. Siang itu, kebetulan sekali cuaca agak mendung, sehingga Enda, "Susah banget naikin layangannya!" Setelah beberapa menit berusaha dengan cukup bersusah payah, kertas warna-warni itupun berhasil naik, menari di atas, melayang-layang.

Aktifitas yang sangat menyenangkan bukan? Tentu saja selain yang tersebut di atas, memetik teh bersama para petani teh, yang rata-rata adalah para ibu-ibu, kalian dapat pula melakukannya bersama mereka. Biasanya untuk kebutuhan perkebunan, para petani tersebut terbagi dalam kelompok-kelompok, sekitar 15 – 20 orang untuk satu kelompoknya. Jangan khawatir soal makanan, setelah lelah berkegiatan di sana terdapat warung yang menyajikan berbagai panganan, tentu saja dengan poci-poci berisi teh yang segar alami. Sungguh menyenangkan. Dan hari itupun, kegembiraan tersirat di wajah pekerja sekitar, dengan hadirnya violet pada hamparan permadani hijau, di kebun teh, Gunung Mas. (Nastya)