Tidak berjalannya promo dan tingkat penjualan album 'Bionic' yang hanya laku 200 ribu copy sejak dirilis 5 minggu lalu memunculkan pertengkaran baru. Christina Aguilera terlibat pertengkaran dengan sang produser. Tidak lakunya album terbaru pelantun hits 'Genie in A Bottle' membuat sang produsen marah besar.
Pihak label marah karena mereka menganggap wanita berusia 30 tahun itu sangat keras kepala dan tak mau mengikuti saran dari label musiknya itu. Mereka berusaha berbicara dengan Christina soal konsep albumnya, tetapi penyanyi itu tak mau mendengarnya.
Sebenarnya, pertama kali keluar album itu mampu langsung menduduki posisi ke tiga di Billboard. Sayangnya itu, tak bertahan lama, album tersebut langsung terdepak dari peringkat 10 besar.
Banyak yang menduga jebloknya penjualan album ibunda Max Liron Bratman karena selama ini artis tersebut memang sudah jarang tampil lagi di depan publik. Dia sangat menikmati kehidupan barunya sebagai seorang ibu.
Menurut sebuah sumber, istri Jordan Bratman sebenarnya ingin bersaing dengan teman-teman penyanyi lain, tetapi tidak berjalan lancar. Hal itu disebabkan selama ini Christina menjadi seorang ibu dan bukan istri seorang rocker. (and/photo: ist)