Classic Chrisye A Night To Remember: (Kembali) Mengenang Chrisye
Senin, 19 Oktober 2009
The Ritz-Carlton Ballroom Pacific Place. Semarak dengan gemerlap lampu dan keriaan tawa. Malam itu sosok legenda Indonesia coba dibangkitkan. Chrisye kembali hadir untuk tak hanya dikenang, namun juga untuk dirayakan kehadirannya di percaturan musik tanah air.
Nama Chrisye di jagad musik nasional memang tak ada duanya. Ia bisa menghibur anak muda hingga 3 dekade. Saya yang lahir di akhir tahun 70-an pun mengunyah musik renyah Chrisye seperti Anak Sekolah dan Hip Hip Hura. Dan khidmat mencerna musiknya yang lahir di paruh 90-an seperti Kala Sang Surya Tenggelam.
Seperti disampaikan Sarah Sechan yang bertindak sebagai pembawa acara, sosok Chrisye memang digilai anak muda lintas generasi. Tak terbayangkan akan ada lagi sosok seperti itu. Karena keistimewaannya itulah, maka Classic Chrisye : A Night to Remember diadakan. Sebuah perayaan atas jejak musik sang legenda. Sayangnya, konser yang harusnya menjadi momentum pengingat yang baik, malah tak bisa mentransfer energi yang selalu dipunyai sang legenda.
Konser dibuka dengan penampilan penyanyi cilik Wisanggeni. Sebuah penampilan menjanjikan. Dibalut busana putih-putih dipadu selendang milik Chrisye, ia melantunkan Lilin-Lilin Kecil. Penampilan bertenaga ini lalu disusul tabuhan gamelan Bali dari I Kompyang Raka yang mengiringi Memes. Pembuka konser yang menjanjikan ini sayangnya tak berlanjut. Sherina yang tampil dengan lagu Baju Pengantin dan Merepih Alam seperti tak bisa menangkap emosi yang dikandung dua lagu itu, terutama lagu Baju Pengantin yang konon sangat digemari Chrisye. Gregetnya nyaris tak ada, bahkan cenderung jatuh membosankan.
Penampilan penyanyi sekaliber Utha Likumahuwa pun hampir tak bisa menyelamatkan penonton dari bosan yang mendera. Terasa kurangnya pengarahan penata pertunjukan pada penyanyi yang tampil, sehingga yang tampil hanya formalitas. Blocking yang ala kadarnya menjadi titik terlemah pada konser ini. Catatan juga patut diberikan pada kostum yang disematkan pada Utha ketika melantunkan Kenang-Kenangan. Seperti tak melihat postur tubuh penyanyi senior itu, kostum yang dipakainya pun membuatnya tak enak dipandang, bahkan jatuh pada penampilan yang mirip pelawak. Akibatnya, meski performa sang penyanyi tetap jempolan, namun kostumnya membuat distraksi.
Untung ada Armand Maulana. Vokalis Gigi ini menyelamatkan konser dengan penghayatan yang nyaris sempurna pada lagu Sendiri. Armand didampingi Dewa Budjana yang memetik gitar dan Addie MS yang bermain piano sontak membangunkan penonton. Vina Panduwinata yang sebelumnya tampil biasa saja pun seperti mendapat transfer energi ketika berduet dengan Armand. Penyanyi beda generasi ini bisa tampil mesra laiknya sepasang kekasih. Kisah Insani pun terasa maknanya berkat kepiawaian mereka berdua. Inilah titik tolak yang membalikkan tontonan yang semula membosankan menjadi menarik. Penampilan Yockie Suryoprayogo yang mengiringi Afgan dengan Sabda Alam juga menarik. Musisi senior itu dengan lincah memainkan jemarinya di atas tuts piano. Ia bermain tenang, namun energinya terasa menyebar ke segenap penjuru ruangan.
Setiap pertunjukan, apapun bentuknya, harusnya selalu mempunyai unsur kejutan. Juga harus punya unsur drama yang menarik, seperti yang harusnya bisa diolah ketika Yanti Noor beserta 4 anak Chrisye tampil di atas panggung. Apalagi bagi mereka yang rajin mengunjungi kegiatan serupa, yang bisa membaca alur dari pertunjukan. Dan itulah yang tak dipunyai konser ini. Ia memang terlihat indah, namun terasa artifisial. Sebatas bernyanyi, tapi tak bermakna. Spirit Chrisye yang bisa mengemas lagu apapun menjadi menarik akhirnya juga tak terlalu terasa. Alangkah sayangnya ......... (ipe/photo: m12)
Others Articles
- Daniel Radcliffe Protes Keras Academy Awards 2012
- Bye-bye Bad Mood
- Brad Pitt, Angelina Jolie Masih Tetap Wanita Nakal
- Cara Mudah Memproteksi Akun Twitter
- Jennifer Aniston Bantah Musuhi Angelina Jolie
- Robert Pattinson Enjoy Jadi Penakluk Wanita di 'Bel Ami'
- 18 Peserta Akan Beraksi Di Mini Konser Galaxy Superstar Makassar



Clean-cut Style 2012
Beyonce Knowles dan Jay-Z Daftarkan Blue Ivy Di Kantor Merek Dagang
Katy Perry Jadi Incaran Simon Cowell