Perdana bagi pelantun tembang-tembang religius, Opick menjadi seorang produser dan pemeran utama dalam film Di Bawah Langit. Mimpi seorang ustadz itu akhirnya terwujud juga. Meniti skenario dari sebuah album berkembang menjadi novel dan bermuara di film.
“Ini luar biasa. Mimpi saya membuat sebuah film terwujud. Berawal dari sebuah album berkembang jadi cerita lalu berkembang lagi menjadi novel dan kemudian menjadi film. Pertolongan dari Allah. Saya tidak akan membuat film jika tidak dimudahkan oleh Allah,” paparnya saat menggelar syukuran film Di Bawah Langit di Bricks Café, Plaza Semanggi, Jakarta, Rabu malam (10/3).
Saat ini, film Indonesia tengah diserbu oleh film yang berbau horor dan percintaan. Opick tak menghiraukan dua genre film tersebut. Meskipun pria bernama lengkap Aunur Rofiq Lil Firdaus itu tidak pernah sekolah film, namun dirinya berani membuat gebrakan baru di tengah genre film horor yang mendominasi bioskop Indonesia.
“Film ini unik. Meskipun tren film Indonesia di bioskop sedang banyak setan dan cinta-cintaan. Saya memberikan pilihan film pada masyarakat. Tidak ada ciuman atau pelukan. Film ini aman dan halal untuk ditonton,” terangnya. (sen)
|