Home | Archive Login | Register
Rabu, 8 September 2010
 
Lovely Today
Konser : Antara Belaian Kepalsuan Dan Gigitan Kenyataan
Jumat, 20 November 2009

“ketika cinta datang, disaat anda berada dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk menerimanya, apa yang akan anda lakukan?”

Pertanyaan itu sedang berusaha dijawab oleh Fajar, seorang pianis andalan grup Simfoni Bintang, yang sekarang ini sangat berambisi mengadakan konser tunggal. Sayang seribu sayang, keinginan untuk mengadakan konser tunggal terhalang dari segi finansial yang sangat tidak mungkin disanggupinya. Namun, untuk sesaat masalah ini sudah hilang dari pikirannya. Fajar seperti mendapat durian runtuh ketika Elise, putri seorang konglomerat, jatuh cinta kepadanya. Kejadian ini langsung dimanfaatkan dengan Fajar dengan menikahi Elise yang mencintainya dengan sangat tulus dan penuh perasaan.

Waktu terus berjalan, Fajar merasa target untuk membuat konser tunggal, dengan cara menikahi Elise yang notabene anak orang kaya, wanita yang tidak dicintainya, terasa aman. Namun sepertinya tuhan mempunyai rencana lain. Setelah menikah beberapa tahun dengan Elise, Fajar menemukan cinta sejatinya ada didalam orchestra tempat ia bekerja. Namanya adalah Kirana, seorang gadis belia yang datang dengan keluguannya yang mempesona, yang dengan seketika menjadikan dirinya 'bintang' dalam grup Simfoni Bintang, melalui gesekan biolanya yang indah dan penuh dengan cinta.

Dari sinilah hidup Fajar berubah. Dia sudah bosan dengan kepalsuan dan ingin merasakan gigitan kenyataan. Dia mencintai Kirana yang masih polos. Dan sekarang, hidup Fajar menjedai terbelah diantara dua dunia. Dunia rumah tangganya yang bisa diibaratkan sebagai panggung sandiwara, yang penuh dengan belaian kepalsuan serta basa-basi dan kepura-puraan, dengan dirinya sendiri yang berperan menjadi aktor utama, dia harus bisa memainkan perannya dengan baik dan tidak boleh ada kesalahan sekecil apapun, yang nantinya akan mengakibatkan gagalnya rencana untuk mengadakan konser tunggal yang dibiayai oleh mertuanya sendiri. Dan dunia yang satu lagi adalah dunia tuntutan hati untuk mengungkapkan cintanya kepada Kirana, yang tanpa sepengetahuan Fajar, Kirana juga jatuh cinta terhadapnya.

Cerita klasik yang penuh dengan intrik adalah kesimpulan begitu selesai membaca buku ini. Dengan ending yang tidak bisa ditebak dari awal. Meiliana, penulis buku ini, mengemas cerita dengan sangat detail dan tertata rapi. Dia menuliskan serentetan kejadian yang membuat naik-turunnya emosi dan menggunakan pemilihan kata dengan baik. “Janganlah mengaku kalah, sebelum benar-benar terbukti gagal” adalah pesan Meiliana kepada kita semua melalui buku ini. Bahwa ada banyak pilihan didalam hidup ini bila kita berbicara mengenai cinta, seperti halnya dalam buku ini. Cinta pada musik klasik, membawa Fajar menjalani cintanya yang pura-pura untuk mencapai ambisinya. Cintanya pada Kirana mengantarkan Fajar pada penyesalan akan cintanya pada Elise. Sedangkan cintanya yang datang sangat terlambat kepada Elise, mengantarkan kenyataan yang sangat pahit untuk Fajar. Jadi, cinta yang bagaimanakah yang anda ingin jalani? Pertanyaan yang jawabannya berpulang pada diri kita masing-masing. (rar)


Judul Buku : Konser
Pengarang : Meiliana K Tansri
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2009



ARTIKEL LAIN DI BOOKS
Book Review : MY LIFE IN FRANCE
Book Review : EAT PRAY LOVE
ARTIKEL LAIN:
Eminem Rilis Ulang Albumnya Bulan Depan
Jack White, Jimmy Page & The Edge Bersatu
New Moon Tayang Mulai Besok
Katy Perry Rilis Album MTV Unplugged
Addie MS Membuktikan Karya Selama 30 Tahun
Persaingan 15 Film Dokumenter Di Oscar 2010
Michael Caine Terima Penghargaan Variety Award
Rob Marshall Sutradarai Pirates of the Caribbean 4
Leona Lewis Gabung Di Soundtrack Avatar
Nick Jonas Siap Rilis Album Solo