FOLLOW US

Steve Jobs Sang Motivator Bertangan Emas Itu Telah Berpulang

Kamis, 6 Oktober 2011

Steve Jobs  Sang Motivator Bertangan Emas Itu Telah Berpulang
Umur seseorang tak akan pernah tahu sampai kapan akan berakhir. Begitu pula Steve Jobs, tokoh penting di dunia gadget dan pendiri Apple meninggal dunia Rabu kemarin. Ternyata hari Rabu merupakan hari yang bersamaan dengan pengunduran dirinya sebagai CEO Apple.

Steve Jobs pria yang dianggap sebagai 'fanboy' dan memiliki kharismatik tinggi harus meninggalkan dunia tekhnologi untuk selamanya karena penyakit kanker pankreas yang dideritanya sejak lama.

Kanker pankreas yang menggerogoti kesehatan Jobs diduga sebagai penyebab dirinya mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari bangku CEO Apple. Saat itu Jobs menulis surat yang berisi :

"Saya selalu mengatakan jika pernah ada datang suatu hari ketika aku tidak bisa lagi memenuhi kewajiban dan harapan sebagai CEO Apple, saya akan menjadi yang pertama untuk memberi tahu Anda. Sayangnya, hari itu telah datang," tulis Jobs dalam suratnya, yang ditulis Rabu malam (24/8)).

Bertepatan dengan hari yang sama yakni Rabu, 5 Oktober 2011, Steve Jobs telah benar-benar meninggalkan Apple dan dunia teknologi untuk selamanya dengan menutup usia yang ke 56 tahun.

Meninggalnya Steve Jobs sangatlah mengejutkan, khususya bagi Apple di saat kabar bahagia setelah meluncurkan produk terbaru dari iPhone Rabu pagi, namun malam harinya mereka harus mendengar kabar duka dari pendirinya sendiri.

Sang Motivator Bertangan Emas
Jobs dikenal sebagai pengusaha bertangan emas. Jobs mendirikan Apple pada saat dia baru berusia 21 tahun bersama dengan Steve Wozniak dan Mike Markulla. Bermula dari suatu garasi di Silicon Valley, mereka merintis usaha Apple dengan merakit sejumlah produk komputer desktop Macintosh.

Namun pada 1985, Jobs tersingkir dari Apple setelah tidak bisa mempertahankan posisinya di dewan direksi. Dia lalu mendirikan perusahaan sendiri, NeXt.

Jobs akhirnya kembali ke Apple pada 1997 dan menyelamatkan perusahaan itu dari ancaman kebangkrutan.

Dia bahkan berhasil menjadikan Apple sebagai salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia dengan menghasilkan sejumlah produk inovatif, seperti iPod, iPhone, MacBook, dan kini komputer tablet iPad. Sebelum kembali ke Apple, dia juga sukses mendirikan perusahaan sinema kartun, Pixar Studios.

"Steve telah membuat sumbangan yang luar biasa bagi kesuksesan Apple. Dia telah menginspirasi para staf Apple dan membentuk tim eksekutif yang luar biasa," ujar Art Levinson, Chairman dari Genentech, mewakili Dewan Direksi Apple.

Sukses membawa perusahaannya menjadi yang terdepan, Jobs bermasalah dengan kesehatannya yang buruk. Dia pernah cuti selama dua tahun sebagai CEO Apple karena berkonsentrasi mengatasi kanker pankreas. Itulah sebabnya pada Agustus lalu dia memilih pensiun dan mendukung Tim Cook sebagai CEO baru.

Jobs memiliki daya tarik yang luar biasa bukan hanya tentang hype (publisitas yang berlebihan) dan citra diri. Dia juga dianggap sebagai salah satu visioner dari beberapa CEO dengan kreativitas dan kecerdasan yang tinggi untuk memajukan perusahaan. (and/photo: ist)