FOLLOW US

Rintihan Kuntilanak Perawan: Film Horor Seksi Berpesan Sosial

Jumat, 15 Oktober 2010

Rintihan Kuntilanak Perawan: Film Horor Seksi Berpesan Sosial

Film horor tebaru 'Rintihan Kuntilanak Perawan' yang diperankan oleh bintang film porno asal Amerika Serikat, Tera Patrick telah tayang mulai Kamis (14/10) di seluruh bioskop di Indonesia. Di film yang menyorot perhatian publik itu, Tera Patrick berperan sebagai Alice, yang menjadi kakak kandung Lily (Angel Lelga). Tidak seperti film-filmnya yang vulgar dan hot, di film horor ini, Tera Patrick memainkan peran antagonis. Yakni, sebagai pembunuh berdarah dingin yang menonjolkan keseksian.

Kisahnya berawal dari sebuah grup band baru bernama 'The Kerenz band' yang ingin terkenal. Namun, melalui jalan pintas alias melakukan ritual terlarang. Dimana mereka harus meminum darah perawan untuk bisa sukses dan terkenal. Singkat kata, Alice dan Lily berdansa disebuah klub malam dan band itulah yang mengisi acara di atas panggung klub itu. Karena Lily merupakan teman Ricky, salah satu personil band itu, akhirnya mereka pun berkenalan pada Alice.

Alice yang tengah mabuk pun, mengungkapkan kepada Ricky bahwa Alice masih virgin. Sontak saja Ricky, merayu Alice dan mengajaknya untuk pergi ke suatu tempat bersama personil 'The Kerenz Band'. Sejak itulah, Alice terlihat berbeda dan jarang ada dirumah, hingga membuat Lily resah. Sementara Alice yang telah kerasukan itu, selalu berhasrat untuk membunuh setiap laki-laki yang ingin didekatinya dengan berpakaian seksi dan super minim. Alice pun, disetiap aksi pembunuhan itu menggunakan gergaji mesin, mata bor, serta cutter.

Awalnya membunuh manajer 'The Kerenz band' di depan klub malam, milik Mike atau pacar adiknya (Lily). Lalu, membunuh orang yang ada disekitarnya. Bahkan, sampai manajer terbaru 'The Kerenz band' saat sudah berhasil terkenal, turut menjadi korban pembunuhan Alice. Pagi harinya Alice dibangunkan Lily, dan menanyakan keanehan Alice sejak kepergiannya bersama personil band malam itu. Alice pun, menceritakan semua kejadian yang dialaminya, bahwa dirinya sempat dijadikan persembahan untuk ritual sesat, 'The Kerenz band' itu.

Korban berikutnya adalah Mike tunangan Lily. Namun, sebelum membunuh datanglah Tania (Catrine Wilson) teman Alice, kerumahnya dan ingin menanyakan kabar Alice, yang tak lagi bekerja di kantor. Lily pun, menceritakan duduk persoalannya, singkat kata Tania pun pulang. Namun, saat baru masuk kedalam mobil, Tania melihat Alice didepan rumah Lily. Tania kaget bercampur takut melihat sosok Alice yang misterius dan bergegas pergi. Tania pun, langsung menelpon Lily untuk segera keluar, demi mengikuti Alice pergi.

Ternyata, Alice pergi menemui Mike dan mengajaknya pergi ke suatu tempat. Lily dengan keresahan bercampur emosi, membuntutinya sampai ke rumah tua ditengah hutan. Namun, sebelum masuk untuk melihat apa yang tengah dilakukan Alice dan Mike. Tania dan Lily sekilas bertemu dengan laki-laki tua berbaju putih, yang memberikan mantra untuk menghilangkan pengaruh jahat dalam tubuh Alice, yang hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki hubungan batin.

Akhirnya Lily dan Tania berhasil menyadarkan Alice dari pengaruh jahat ditubuhnya itu. Dan dua tahun kemudian pun, akhirnya personil 'The Kerenz band' hancur dan tertangkap karena terlibat kasus narkoba.

Terlepas dari pembunuhan berantai dan keseksian Tera Patrick serta keindahan tubuh Angle Lelga, film horor ini seolah ingin menyampaikan pesan bahwa untuk sukses dan terkenal itu, tidak boleh menggunakan cara yang menyesatkan dan membuat orang lain terbunuh. Selain itu ada hal yang dapat dipetik, yakni dengan ikatan persaudaraan yang kuat dapat mengalahkan segalanya dan membuat hidup damai. (anc/photo: istimewa)