FOLLOW US

Dashboard Confessional: Memukau Penggemarnya

Minggu, 30 Mei 2010

Dashboard Confessional: Memukau Penggemarnya
Konser musik band asal Amerika Serikat, Dashboard Confessional pada Sabtu malam (29/5) di lapangan D, Senayan, Jakarta Pusat, dinilai sangat memukau bagi banyak orang, terutama penggemarnya. Penampilan mereka diatas panggung ternyata sangat dinanti oleh penggemar fanatiknya yang ada di Indonesia. Terbukti ketika mereka tampil, penonton terlihat bak lautan manusia.

Usai band-band Indonesia tampil di atas panggung Teens Concert, barulah giliran Dashboard Confessional naik ke atas pentas. Mereka langsung menggebrak penonton dengan lagu yang berjudul 'Don't Wait'. Band yang digawangi oleh Chris Carrabba (vokal, gitar), John Ralston (gitar), Scott Scjoenbeck (bas), John Lefler (keyboard) dan Mike Mars (drum) mendapatkan sambutan meriah dari penonton. Di awal konser, Chris bahkan sempat menyapa para penggemarnya. "Ini pertama kali saya kunjungi kalian, terima kasih. Oh, kamu sangat cantik sekali," ungkap Chris pada penonton yang kebanyakan gadis remaja.

Selanjutnya lagu-lagu andalan mereka seperti 'Saint and Sailor' dan 'Screaming Infidelities' mulai dimainkan. Chris sambil memainkan nada intro gitarnya meminta seluruh penonton untuk bernyanyi bersama dan mengangkat tangan saat lagu 'Screaming Infidelities'.

Pada konser itu, Chris terlihat menjadi pusat perhatian para penonton dan penggemarnya. "Kalian sering dengar lagu-lagu kami di radio. Dan setelah sekian lama kalian berharap, akhirnya kami hadir di sini. Berikut ini sebuah lagu lama, mungkin kalian ingat," imbuh vokalis dan gitar Dashboard Confessional itu sebelum menyanyikan lagu "Swiss Army Romance" dengan gitar akustiknya itu.

Usai membawakan lagu itu, Dashboard Confessional, lalu membawakan lagu 'As Lovers Go' dan 'Belle of the Boulevard'. John Ralston, sang gitaris, merasa sangat menyukai konser malam itu. "Entahlah, saya sangat suka malam ini. Karena di sini manusia terlihat seperti air, ini mirip pesta kolam renang," tandas John Ralston usai menyanyikan lagu 'El Scorcho'.

Sekitar tengah malam ditandai dengan pesta kembang api, akhirnya Chris dkk harus mengakhiri aksi panggung mereka dengan lagu yang berjudul 'Hands Down'. (anc)